Di satu waktu
Engkau bisa mengatakan
"Aku tidak butuh apa-apa,"
Tapi jiwamu yang dalam
Tak'kan kuasa mengatakan
"Tidak juga seorang sahabat,"
Karena engkau pasti mengerti
Apa arti sahabat itu?
Dialah mutiara pengisi lautan hatimu
Tetaplah dia mutiara
Walau lautmu surut mengering
Karena engkau pasti mengerti
Kapalmu bisa berlayar dengan sempurna
Karena angin yang ditiupkan sahabatmu
Tapi mengapakah engkau masih ragu
Untuk menyambutnya dengan jubah terbaikmu
Karena jubahnya telah terkoyak
Untuk kemuliaanmu
Biarlah dia merasakan manisnya madu kehidupan
Karena pahitnya empedu kehidupanmu
Telah tertelan bersamanya
Janganlah pernah ragu
Dengan kata-kata sahabatmu
Karena di dalamnya mengalir
Sungai kesetiaan
Tanpa kedustaan
Dan di tepi garis harapan
Sahabatmu telah menunggu
Untuk berjalan bersama
Menuju kebahagiaan terindah
Anisa Hinke, JANJI LANGIT hal 207.
#bubunrumi ^^
No comments:
Post a Comment